
Ruangojol.com - Jakarta, jarak tempuh motor listrik dapat ditingkatkan dengan mengganti baterai berkapasitas lebih besar. Cara ini tidak memerlukan modifikasi komponen mesin seperti pada motor bensin.
Bagi pemilik yang memakai motor listrik untuk aktivitas harian, jarak tempuh menjadi salah satu pertimbangan penting. Kapasitas baterai bawaan dapat menentukan seberapa jauh kendaraan digunakan sebelum perlu diisi kembali.
Ady Siswanto, pemilik bengkel spesialis motor listrik Dyvolt EV Shop, menjelaskan bahwa peningkatan jarak tempuh bisa dilakukan dengan memperbesar kapasitas baterai.
Kapasitas Baterai Menentukan Jarak Tempuh Motor Listrik
Ady mengibaratkan baterai motor listrik seperti tangki bahan bakar pada motor bensin. Semakin besar kapasitas tangki, semakin banyak energi yang dapat disimpan untuk menunjang perjalanan.
Prinsip serupa berlaku pada motor listrik. Baterai dengan kapasitas lebih besar dapat memberikan jarak penggunaan yang lebih jauh, selama komponen tersebut sesuai dengan kebutuhan kendaraan.
“Untuk meningkatkan jarak tempuh motor listrik bisa dilakukan dengan memperbesar kapasitas baterai,” ujar Ady kepada GridOto.
Perbandingan Baterai 20 Ah dan 30 Ah
Ady memberikan contoh perbandingan kapasitas baterai pada motor listrik. Baterai bawaan berkapasitas 20 Ah disebut mampu menempuh jarak sekitar 40 kilometer.
Sementara itu, baterai berkapasitas 30 Ah dapat digunakan untuk menempuh jarak sekitar 60 kilometer. Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa penambahan kapasitas baterai berpengaruh terhadap jarak perjalanan.
“Semakin besar kapasitas tangki maka semakin jauh jarak tempuhnya,” jelas Ady. “Begitu juga di motor listrik, semakin besar kapasitas baterainya maka jaraknya akan semakin jauh,” tambahnya saat ditemui pada Rabu (16/09/2026).
Performa Motor Bisa Menunjukkan Kondisi Baterai
Selain kapasitas, kondisi baterai juga berkaitan dengan kemampuan motor listrik dalam menempuh perjalanan. Baterai yang mulai mengalami penurunan kondisi dapat dikenali melalui perubahan performa kendaraan.
Karena itu, pemilik motor listrik perlu memperhatikan performa saat digunakan. Penurunan kemampuan kendaraan dapat menjadi tanda bahwa baterai tidak lagi bekerja seperti sebelumnya.
Namun, peningkatan kapasitas baterai tetap perlu memperhatikan kesesuaian dengan motor listrik. Penggantian komponen sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan penggunaan kendaraan dan sistem yang tersedia.
Penggantian Baterai Menjadi Pilihan untuk Pemakaian Harian
Bagi pengguna yang ingin membawa motor listrik lebih jauh, baterai berkapasitas lebih besar dapat menjadi salah satu pilihan. Cara ini berfokus pada penggantian komponen penyimpan energi, bukan perubahan pada mesin melalui proses modifikasi seperti pada motor bensin.
Dengan kapasitas yang lebih besar, motor listrik berpotensi digunakan untuk jarak perjalanan yang lebih jauh. Perbandingan 20 Ah dan 30 Ah yang disampaikan Ady memperlihatkan perbedaan jarak sekitar 20 kilometer.
Meski demikian, pemilik tetap perlu memahami kondisi baterai dan performa kendaraan sebelum melakukan penggantian. Dengan begitu, penggunaan motor listrik untuk kebutuhan harian dapat disesuaikan dengan jarak perjalanan yang diinginkan.