
Ruangojol.com - Jakarta, kualitas cat mobil dapat menurun dan terlihat kusam akibat paparan sinar ultraviolet (UV), perubahan suhu, serta kotoran yang menempel di bodi. Karena itu, pemilik kendaraan perlu memahami penyebab cat mobil kusam agar dapat melakukan perawatan secara tepat.
Auto2000 menjelaskan bahwa sinar UV matahari menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi lapisan cat mobil. Radiasi tersebut membawa energi tinggi yang dapat memicu perubahan kimia pada molekul penyusun cat.
Perubahan itu bisa memutus dan mengubah ikatan kimia dalam lapisan cat. Akibatnya, warna bodi perlahan memudar dan permukaannya tidak lagi terlihat mengilap seperti sebelumnya.
Paparan UV dan Perubahan Suhu Memengaruhi Cat
Mobil yang sering terparkir di ruang terbuka menerima paparan sinar matahari secara langsung. Bagian atap dan kap mesin biasanya menghadapi paparan UV lebih besar karena posisinya menghadap sumber panas tersebut.
Selain radiasi UV, perubahan temperatur yang berlangsung cepat juga dapat mempercepat penurunan kualitas cat. Temperatur tinggi mempercepat berbagai reaksi kimia dan meningkatkan tekanan panas pada lapisan bodi.
Misalnya, bodi mobil yang lama terparkir di bawah matahari bisa memiliki temperatur jauh lebih tinggi daripada lingkungan sekitarnya. Setelah itu, hujan atau proses pencucian dapat menurunkan suhu bodi secara cepat.
Siklus panas dan dingin yang berulang dalam jangka panjang dapat mempercepat degradasi lapisan cat. Oleh karena itu, kebiasaan memarkir mobil di tempat terbuka perlu mendapat perhatian, terutama saat cuaca panas.
Debu, Polusi, dan Kotoran Bisa Meninggalkan Noda
Debu, polusi, getah pohon, kotoran burung, serta berbagai residu lain juga termasuk penyebab cat mobil kusam. Bahan-bahan tersebut dapat menempel pada permukaan bodi dan meninggalkan noda jika pemilik mobil tidak segera membersihkannya.
Sejumlah kotoran memiliki sifat asam. Ketika kotoran itu terjemur di bawah sinar matahari, permukaannya bisa semakin sulit dibersihkan dan meninggalkan bercak pada cat.
Karena itu, pemilik kendaraan sebaiknya tidak menunda pencucian setelah mobil terkena kotoran burung, getah, atau debu tebal. Pembersihan secara berkala membantu menjaga permukaan bodi tetap bersih dan mengurangi risiko munculnya noda membandel.
Cara Merawat Cat Mobil agar Tetap Mengilap
Auto2000 menyarankan pemilik mobil mencuci kendaraan secara teratur dalam kondisi bodi yang dingin. Pada musim kemarau, pencucian minimal satu kali dalam seminggu dapat membantu mengangkat debu dan kotoran yang menempel.
Mencuci mobil saat bodi masih panas dapat menyulitkan proses pembersihan. Selain itu, air akan lebih cepat mengering dan berpotensi meninggalkan noda pada permukaan cat.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko cat cepat kusam:
- Parkirkan mobil di tempat teduh atau di dalam gedung parkir untuk mengurangi paparan sinar UV.
- Gunakan car cover ketika mobil harus terparkir dalam waktu lama di car port rumah.
- Perhatikan lokasi parkir di bawah pohon karena getah, ranting, dan kotoran burung dapat mengenai bodi.
- Lakukan polish dan wax sekitar satu bulan sekali jika mobil sering terpapar sinar matahari.
Polish berfungsi membantu mengangkat kotoran pada permukaan bodi. Sementara itu, wax memberikan lapisan perlindungan tambahan pada cat mobil.
Auto2000 Siapkan Program Kembali Berkilau
Auto2000 juga menggelar program “KEMBALI BERKILAU” bagi pelanggan yang ingin memperbaiki tampilan bodi mobil. Program tersebut mencakup sejumlah penawaran untuk perbaikan panel dan pengecatan ulang.
- Diskon 17 persen untuk perbaikan panel bagi pelanggan tunai dengan minimal dua panel. Nilai maksimal diskon mencapai Rp600.000 per unit.
- Diskon 20 persen untuk perbaikan panel dengan minimal dua panel khusus model Agya, Calya, dan Avanza. Nilai maksimal diskon mencapai Rp600.000 per unit.
- Diskon 20 persen untuk pengecatan ulang seluruh bodi bagi pelanggan tunai yang melakukan pemesanan untuk pengecatan seluruh bodi atau penggantian warna.
Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, mengingatkan pemilik mobil untuk mengurangi paparan radiasi UV secara langsung. Menurutnya, suhu tinggi dan cuaca terik dapat mempercepat proses kimia yang membuat cat memudar.
Dengan perawatan rutin, pemilik mobil dapat mengurangi beberapa penyebab cat mobil kusam. Kebiasaan mencuci kendaraan saat bodi dingin, memilih tempat parkir yang terlindung, serta memberikan perlindungan tambahan dapat membantu menjaga tampilan cat lebih lama.