PRK Targetkan Pertumbuhan TRUK Usai Voluntary Tender Offer

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

PRK Targetkan Pertumbuhan TRUK Usai Voluntary Tender Offer

Ruangojol.com - Jakarta, PT Pukul Rata Kanan (PRK) menyiapkan agenda pengembangan bisnis PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) setelah pelaksanaan voluntary tender offer atau penawaran tender sukarela. PRK memproyeksikan TRUK mampu mencatat pertumbuhan positif pada pendapatan, marjin, dan aset.

PRK tengah bersiap menjadi pengendali baru TRUK melalui aksi tersebut. Perseroan meyakini masuknya pemegang saham pengendali baru dapat mendukung pertumbuhan finansial dan operasional perusahaan.

Selain itu, PRK menyatakan rencana tersebut juga dapat memberikan manfaat bagi pemegang saham minoritas. Pernyataan itu tercantum dalam pernyataan penawaran tender sukarela PRK pada Jumat (25/9/2026).

PRK Siapkan Pengembangan Bisnis TRUK

PRK membuka peluang untuk mengembangkan usaha TRUK melalui strategi organik maupun anorganik. Perseroan akan menyesuaikan pelaksanaan strategi tersebut dengan hasil evaluasi dan kondisi pasar.

Selain kondisi pasar, PRK akan mempertimbangkan peluang usaha, strategi perusahaan, serta kemampuan pendanaan. Dengan demikian, pengembangan bisnis TRUK akan mengikuti kebutuhan dan ruang pertumbuhan yang tersedia.

“PRK meyakini bahwa PRK dapat membantu TRUK untuk mencapai pertumbuhan finansial maupun operasional yang diharapkan oleh semua pihak, termasuk pemegang saham minoritas,” demikian tertulis dalam pernyataan penawaran tender sukarela PRK.

Rencana itu menempatkan peningkatan kinerja keuangan dan operasional sebagai bagian penting dari agenda PRK. Namun, perusahaan belum merinci bentuk usaha organik maupun anorganik yang akan mereka jalankan.

Detail Voluntary Tender Offer TRUK

Sebelumnya, Gabriel Rey melalui PRK mengumumkan voluntary tender offer TRUK atas maksimal 65,25 juta saham. PRK menawarkan harga Rp740 untuk setiap saham.

Jika seluruh saham yang ditawarkan terserap, PRK akan menyiapkan dana maksimal Rp48,3 miliar. Kepemilikan PRK di TRUK juga akan meningkat dari 15% menjadi 30%.

Peningkatan kepemilikan tersebut akan menjadikan Gabriel Rey sebagai pengendali baru TRUK. Berdasarkan nilai kepemilikan yang disampaikan, porsi 30% itu bernilai sekitar Rp336,69 miliar.

Sementara itu, PRK menegaskan tidak memiliki rencana untuk melakukan go-private terhadap TRUK. Karena itu, pemegang saham publik, terutama pemegang saham minoritas, tetap memiliki kesempatan untuk menentukan keputusan investasinya.

Jadwal Pelaksanaan Penawaran Tender

Berdasarkan keterbukaan informasi manajemen TRUK, pernyataan penawaran tender sukarela diperkirakan memperoleh pernyataan efektif pada 4 November 2026.

Setelah itu, periode voluntary tender offer TRUK dijadwalkan berlangsung pada 6 November hingga 7 Desember 2026. Perseroan memperkirakan tanggal penjatahan berlangsung pada 10 Desember 2026.

Jadwal tersebut menjadi tahapan penting bagi pemegang saham yang ingin menentukan sikap terhadap penawaran PRK. Pemegang saham dapat mempertimbangkan harga penawaran, rencana pengembangan usaha, dan posisi kepemilikan setelah transaksi.

Profil PRK dan Gabriel Rey

Gabriel Rey memiliki 99,9% saham PRK. Perseroan berdiri berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 14 tanggal 25 Agustus 2025.

PRK berkedudukan di Surabaya, Jawa Timur. Melalui aksi penawaran tender sukarela tersebut, perseroan berupaya meningkatkan kepemilikan sekaligus mengambil peran lebih besar dalam arah bisnis TRUK.

Gabriel Reyner Elskayah De Leroy atau Gabriel Rey merupakan pendiri sekaligus CEO TRIV. Platform tersebut bergerak dalam layanan jual beli aset kripto dan keuangan digital di Indonesia.

Dengan rencana pengembangan organik dan anorganik, PRK menargetkan pertumbuhan TRUK dari sisi pendapatan, marjin, dan aset. Namun, pelaksanaan strategi tetap bergantung pada evaluasi, kondisi pasar, peluang usaha, strategi, dan kemampuan pendanaan perseroan.

Jaya Purnama
Sekedar Berbagi Informasi seputar Kehidupan