QRIS Pocket Dukung Pembayaran Digital untuk Parkir di Surakarta

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

QRIS Pocket Dukung Pembayaran Digital untuk Parkir di Surakarta

Ruangojol.com - Jakarta, QRIS Pocket mulai digunakan untuk mendukung pembayaran digital pada layanan parkir. Perangkat portabel ini memungkinkan juru parkir menerima transaksi langsung di lokasi tanpa hanya mengandalkan mesin kasir atau kode QR yang ditempel.

QRIS Pocket dihadirkan PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) untuk membantu pelaku usaha dan penyedia layanan menerima pembayaran digital di lapangan. Perangkat tersebut dirancang ringkas agar mudah dibawa saat memberikan layanan kepada masyarakat.

Dalam penerapannya, QRIS Pocket mendukung tiga metode transaksi berbasis QRIS. Ketiganya adalah QRIS MPM, QRIS TAP berbasis NFC, dan QRIS CPM.

QRIS Pocket Mendukung Tiga Metode Pembayaran

Pada metode QRIS MPM atau Merchant Presented Mode, kode QR pembayaran tampil pada perangkat. Pengguna kemudian memindai kode tersebut menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS.

Sementara itu, QRIS TAP menggunakan teknologi NFC. Pengguna cukup melakukan tap menggunakan perangkat yang kompatibel dengan fitur tersebut untuk menyelesaikan transaksi.

Adapun QRIS CPM atau Customer Presented Mode bekerja dengan cara berbeda. Pengguna menampilkan kode QR pembayaran melalui aplikasi, lalu juru parkir atau penerima pembayaran memindainya menggunakan QRIS Pocket.

Ketersediaan setiap metode bergantung pada fitur yang diaktifkan serta dukungan aplikasi dan perangkat yang digunakan. Dengan demikian, QRIS Pocket tidak hanya mengandalkan satu cara pembayaran.

85 Unit QRIS Pocket Digunakan di Empat Ruas Jalan

Pemanfaatan QRIS Pocket untuk layanan parkir mulai diterapkan di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Netzme berkolaborasi dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo, Pemerintah Kota Surakarta, dan Dinas Perhubungan Kota Surakarta dalam implementasi tersebut.

Pada tahap awal, sebanyak 85 unit QRIS Pocket digunakan oleh juru parkir di empat ruas jalan. Lokasinya meliputi Jalan Slamet Riyadi, Jalan Gatot Subroto, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Dr. Rajiman.

Masyarakat tetap dapat membayar secara tunai. Namun, pembayaran melalui QRIS memberikan alternatif non-tunai bagi pengguna kendaraan yang ingin bertransaksi secara digital.

Bagi penerima pembayaran, transaksi digital juga dapat membantu menghasilkan pencatatan yang lebih mudah dikelola. Penerapan ini diarahkan untuk mendukung digitalisasi pembayaran sekaligus tata kelola perparkiran.

Dirancang untuk Layanan dengan Mobilitas Tinggi

Bentuk yang ringkas menjadi salah satu karakteristik utama QRIS Pocket. Perangkat dapat dibawa petugas atau pelaku usaha ketika memberikan layanan langsung kepada masyarakat.

Konsep tersebut membuat perangkat pembayaran portabel dapat digunakan pada aktivitas yang tidak selalu berlangsung di meja kasir. Parkir menjadi salah satu contohnya karena juru parkir perlu melayani pengguna kendaraan secara langsung di lokasi.

Regional Head of Central Java Hub Solo Netzme Pribadie Utomo mengatakan QRIS Pocket relevan untuk kebutuhan transaksi dengan mobilitas tinggi karena bentuknya ringkas dan mendukung berbagai metode pembayaran.

“QRIS Pocket merupakan salah satu inovasi terbaru Netzme yang kami hadirkan untuk mendukung kebutuhan transaksi dengan mobilitas tinggi, seperti layanan parkir. Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, Pemerintah Kota Surakarta, dan Dinas Perhubungan, kami berharap teknologi ini dapat mendukung digitalisasi pembayaran parkir sekaligus memperluas penggunaan QRIS dalam aktivitas sehari-hari masyarakat,” ujar Pribadie dikutip dari keterangan tertulis.

Penggunaan QRIS Pocket di Surakarta menunjukkan penerapan pembayaran digital yang diarahkan ke layanan publik dengan kebutuhan mobilitas tinggi. Selain menyediakan pilihan transaksi non-tunai, perangkat ini mendukung pencatatan transaksi dalam pengelolaan perparkiran.

Jaya Purnama
Sekedar Berbagi Informasi seputar Kehidupan