
Ilustrasi: BYD M6 DM-i PHEV
RuangOjol.com - Jakarta, BYD M6 DM-i Cross Superior Captain Seat mencuri perhatian pengunjung PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 di JIExpo Kemayoran. Mobil berteknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) ini menawarkan kombinasi mesin bensin dan motor listrik. Salah satu daya tarik utamanya adalah klaim efisiensi bahan bakar yang mencapai 85 kilometer per liter berdasarkan penggunaan luar kota.
BYD menghadirkan varian Superior Captain Seat sebagai pilihan MPV dengan konfigurasi enam penumpang. Model ini menggabungkan kenyamanan kabin premium, teknologi elektrifikasi, serta kemampuan menjelajah jarak jauh. Kehadirannya memberikan alternatif bagi konsumen yang menginginkan kendaraan keluarga dengan konsumsi energi lebih efisien.
Dalam pameran tersebut, tim Stapo.id juga berkesempatan mencoba langsung kendaraan ini. Pengalaman berkendara memperlihatkan karakter MPV yang mengutamakan kenyamanan penumpang. Selain itu, perpaduan tenaga listrik dan bensin menjadi daya tarik tersendiri untuk perjalanan harian maupun perjalanan antarkota.
BYD M6 DM-i Tawarkan Efisiensi hingga 85 Km per Liter
Sales BYD, Ilham, menjelaskan bahwa M6 DM-i memiliki klaim efisiensi resmi sebesar 65 kilometer per liter. Namun, berdasarkan data penggunaan konsumen dan diler, angka tersebut dapat mencapai 85 kilometer per liter untuk perjalanan luar kota.
Ilham menyampaikan penjelasan tersebut saat pameran dan kegiatan test drive pada 30 Oktober 2026. Angka efisiensi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama kendaraan ini. Meski demikian, hasil konsumsi bahan bakar dapat berbeda sesuai kondisi jalan, gaya berkendara, muatan, serta penggunaan energi listrik.
Teknologi plug-in hybrid memungkinkan kendaraan memanfaatkan dua sumber energi. Motor listrik mengambil peran dalam menggerakkan kendaraan, sedangkan mesin bensin memberikan dukungan sesuai kebutuhan sistem penggerak. Karena itu, pengemudi memiliki fleksibilitas lebih besar dalam perjalanan.
Pendekatan tersebut menarik bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh. Mereka tetap dapat memanfaatkan energi listrik tanpa sepenuhnya bergantung pada fasilitas pengisian daya. Selain itu, mesin bensin memberikan dukungan ketika perjalanan membutuhkan jangkauan lebih panjang.
Mengandalkan Mesin 1.5L dan Teknologi EHS 5.0
BYD M6 DM-i menggunakan mesin bensin 1.5L Atkinson Cycle yang dipadukan dengan motor listrik melalui sistem EHS 5.0. Kombinasi tersebut menjadi bagian penting dari teknologi plug-in hybrid yang digunakan kendaraan ini.
Sistem penggerak tersebut menggabungkan karakter mesin bensin dan motor listrik. Dengan demikian, kendaraan dapat mengoptimalkan penggunaan kedua sumber energi sesuai kondisi perjalanan. Pengemudi juga memperoleh alternatif pengoperasian dibandingkan mobil bermesin bensin konvensional.
Mobil ini menggunakan baterai Blade berkapasitas 18,3 kWh. Kapasitas tersebut mendukung pengoperasian motor listrik sekaligus menjadi bagian dari sistem elektrifikasi kendaraan. Sementara itu, kombinasi energi listrik dan bensin diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh total hingga 1.300 kilometer.
Jarak tersebut menjadi salah satu keunggulan yang ditonjolkan BYD. Dengan jangkauan gabungan tersebut, perjalanan antarkota dapat berlangsung lebih fleksibel. Bahkan, berdasarkan klaim yang disampaikan dalam pameran, kendaraan ini berpotensi mendukung perjalanan dari Pulau Jawa menuju Bali dengan satu kali pengisian bensin penuh dan dukungan energi listrik.
Namun, jarak tempuh aktual tetap bergantung pada sejumlah faktor. Kondisi lalu lintas, kecepatan kendaraan, kapasitas energi baterai, penggunaan pendingin kabin, dan gaya mengemudi dapat memengaruhi hasil perjalanan.
Pengalaman Berkendara BYD M6 DM-i Captain Seat
Pengalaman test drive memberikan gambaran mengenai karakter BYD M6 DM-i sebagai kendaraan keluarga. Tim Stapo.id menilai mobil ini cukup ramah untuk membawa lima hingga enam orang. Konfigurasi kabinnya juga mendukung kenyamanan penumpang selama perjalanan.
Pada baris kedua, BYD menyediakan dua kursi captain seat. Konfigurasi tersebut memberikan ruang duduk terpisah bagi dua penumpang. Selain itu, desain kursinya mendukung pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dibandingkan bangku panjang konvensional.
Kursi berlapis kulit dan bantalan empuk menjadi bagian dari perhatian pada kenyamanan kabin. Pengaturan kursi elektrik juga memberikan kemudahan bagi pengguna. Sementara itu, panoramic glass roof menghadirkan kesan kabin yang lebih terbuka.
Sebagai MPV enam penumpang, kendaraan ini menawarkan karakter yang sesuai untuk kebutuhan keluarga. Pengemudi dapat membawa penumpang tanpa harus mengorbankan kenyamanan baris kedua. Karena itu, konfigurasi captain seat menjadi salah satu pembeda varian Superior.
Dalam pengujian yang diceritakan Ilham, kendaraan tetap terasa stabil ketika melaju di jalan tol. Ia menyebut mobil mampu mencapai kecepatan hingga 180 kilometer per jam tanpa gejala limbung. Meski begitu, angka tersebut merupakan keterangan dari pihak penjual, bukan hasil pengujian independen yang disertai pengukuran teknis.
Ilham juga menjelaskan bahwa sistem pengereman cakram ganda dan distribusi bobot baterai Blade mendukung stabilitas kendaraan. Kombinasi komponen tersebut menjadi bagian dari karakter pengendalian M6 DM-i. Namun, pengemudi tetap harus mematuhi batas kecepatan dan kondisi keselamatan jalan.
Fitur Kenyamanan Varian Superior Captain Seat
Sebagai varian tertinggi yang diperkenalkan dalam materi pameran, Superior Captain Seat membawa sejumlah fitur untuk menunjang kenyamanan penumpang. BYD menggabungkan konfigurasi enam tempat duduk dengan beberapa perlengkapan kabin.
Berikut sejumlah fitur yang menjadi perhatian pada varian tersebut:
- Konfigurasi enam penumpang: menyediakan dua captain seat pada baris kedua.
- Kursi elektrik: memberikan kemudahan dalam pengaturan posisi duduk.
- Jok berlapis kulit: menghadirkan nuansa kabin yang lebih premium.
- Panoramic glass roof: memberikan kesan ruang kabin yang lebih terbuka.
- Teknologi plug-in hybrid: menggabungkan sumber tenaga listrik dan bensin.
Kombinasi tersebut membuat M6 DM-i tidak hanya berfokus pada efisiensi. Kendaraan ini juga memperhatikan kebutuhan penumpang yang menginginkan ruang kabin nyaman. Terlebih lagi, konfigurasi captain seat memberikan pengalaman duduk yang berbeda bagi penumpang baris kedua.
Bagi keluarga yang sering bepergian bersama, kapasitas enam penumpang dapat menjadi pertimbangan penting. Pengguna juga bisa mempertimbangkan ruang kabin, kemudahan akses kursi, dan kebutuhan bagasi sebelum menentukan pilihan.
Harga BYD M6 DM-i Captain Seat Rp390 Juta
Dalam pameran PEVS 2026, BYD M6 DM-i Cross Superior Captain Seat ditawarkan dengan harga Rp390.000.000 on the road (OTR) Jakarta. Harga tersebut menjadi informasi penting bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan MPV elektrifikasi di kelasnya.
Dengan harga tersebut, kendaraan ini menawarkan kombinasi teknologi PHEV, konfigurasi enam penumpang, dan fitur kenyamanan premium. Selain itu, klaim jarak tempuh gabungan hingga 1.300 kilometer menjadi daya tarik bagi konsumen yang sering melakukan perjalanan jarak jauh.
Namun, calon pembeli sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan angka efisiensi yang disampaikan dalam pameran. Konsumen perlu memahami biaya kepemilikan, kebutuhan pengisian daya, layanan purnajual, serta kondisi penggunaan sehari-hari.
Pengalaman test drive juga penting sebelum mengambil keputusan. Dengan mencoba langsung kendaraan, calon pembeli dapat menilai posisi duduk, kenyamanan suspensi, respons akselerasi, dan kemudahan pengoperasian fitur.
BYD M6 DM-i Jadi Alternatif MPV Elektrifikasi
Kehadiran BYD M6 DM-i di PEVS 2026 memperlihatkan pilihan teknologi elektrifikasi yang semakin beragam. Mobil ini menggabungkan mesin bensin dan motor listrik dalam satu kendaraan keluarga. Pendekatan tersebut menawarkan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan efisiensi sekaligus jangkauan perjalanan panjang.
Keunggulan utama yang ditonjolkan meliputi klaim konsumsi bahan bakar hingga 85 kilometer per liter, jarak tempuh gabungan hingga 1.300 kilometer, serta konfigurasi enam penumpang. Sementara itu, fitur captain seat, kursi elektrik, dan panoramic glass roof memperkuat aspek kenyamanan.
Meski demikian, calon konsumen perlu membedakan klaim pabrikan dan pengalaman penggunaan di lapangan. Hasil konsumsi bahan bakar maupun jarak tempuh dapat berubah sesuai kondisi operasional. Karena itu, pengujian langsung tetap menjadi langkah penting sebelum membeli.
Dengan harga OTR Jakarta Rp390 juta, BYD M6 DM-i Cross Superior Captain Seat menawarkan alternatif bagi konsumen yang mencari MPV plug-in hybrid. Perpaduan teknologi, kenyamanan, dan fleksibilitas sumber energi menjadi nilai utama yang ditawarkan kendaraan ini di PEVS 2026.