Cicil Emas Livin’ by Mandiri Bisa Sampai 5 Tahun

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

Ilustrasi emas batangan di samping ponsel dengan aplikasi perbankan digital

Ilustrasi: Investasi Emas Digital

RuangOjol.com - Jakarta, Bank Mandiri menyediakan layanan cicil emas melalui aplikasi Livin’ by Mandiri dengan pilihan tenor hingga 60 bulan atau lima tahun. Fasilitas ini memungkinkan nasabah memiliki emas dengan harga saat ini melalui pembayaran secara bertahap.

Layanan tersebut menjadi bagian dari pengembangan bisnis bulion atau emas yang dilakukan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Perseroan juga menyediakan tabungan emas dengan setoran awal mulai Rp50.000.

Direktur Information Technology Bank Mandiri, Sunarto Xie, menjelaskan bahwa layanan emas digital tersebut dirancang agar nasabah lebih mudah mengakses investasi emas. Nasabah dapat membuka rekening melalui aplikasi tanpa harus menjalani proses panjang.

Cicil Emas Livin’ by Mandiri Tawarkan Tenor 60 Bulan

Sunarto menyampaikan pilihan cicilan hingga lima tahun dalam Paparan Kinerja Kuartal III 2026 Bank Mandiri pada Jumat, 23 Oktober 2026. Melalui fasilitas tersebut, nasabah memiliki kesempatan memperoleh emas dengan harga saat ini dan membayarnya secara bertahap.

Pilihan tenor hingga 60 bulan memberikan alternatif bagi nasabah yang ingin merencanakan kepemilikan emas dalam jangka panjang. Namun, calon pengguna tetap perlu memahami ketentuan cicilan, biaya, serta kewajiban pembayaran sebelum memilih tenor.

Skema pembayaran bertahap juga dapat membantu nasabah menyesuaikan rencana pembelian emas dengan kondisi keuangan masing-masing. Karena itu, calon pengguna sebaiknya menghitung kemampuan membayar angsuran secara rutin agar pengeluaran bulanan tetap terkendali.

Tabungan Emas Bisa Dimulai dengan Rp50.000

Selain cicilan emas, Livin’ by Mandiri menyediakan fasilitas pembukaan rekening tabungan emas. Menurut Sunarto, nasabah dapat membuka rekening tersebut hanya dalam hitungan detik melalui aplikasi.

Setelah rekening terbuka, nasabah dapat melakukan setoran awal mulai Rp50.000. Nominal ini memberikan pilihan bagi masyarakat yang ingin mulai menabung emas dengan dana relatif terjangkau.

Kemudahan pembukaan rekening menjadi salah satu aspek yang dikembangkan Bank Mandiri untuk memperluas akses layanan emas. Nasabah tidak perlu memulai dengan pembelian emas dalam jumlah besar untuk menggunakan fasilitas tabungan tersebut.

Meski begitu, nasabah tetap perlu memahami mekanisme transaksi sebelum menyetor dana. Informasi mengenai harga beli, harga jual, biaya layanan, serta ketentuan penarikan atau konversi perlu diperiksa melalui kanal resmi Bank Mandiri.

Transaksi Konversi Emas Tersedia 24 Jam

Bank Mandiri juga menghadirkan layanan konversi uang tunai menjadi emas dan konversi emas menjadi uang tunai. Transaksi ini dapat dilakukan secara real time selama 24 jam sehari.

Fasilitas tersebut memberikan alternatif bagi nasabah yang ingin mengelola kepemilikan emas melalui layanan digital. Dengan transaksi yang tersedia sepanjang hari, nasabah memiliki keleluasaan untuk melakukan konversi tanpa terbatas pada jam operasional kantor cabang.

Layanan konversi juga berpotensi mendukung pengembangan ekosistem emas Bank Mandiri. Nasabah dapat mengakses layanan keuangan berbasis emas melalui kanal digital, sementara perseroan berpeluang memperoleh pendapatan dari transaksi yang berlangsung.

Namun, transaksi emas tetap memiliki risiko perubahan harga. Oleh sebab itu, nasabah perlu memperhatikan selisih harga beli dan jual serta biaya yang berlaku sebelum memutuskan melakukan konversi.

Bank Mandiri Mengoperasikan 28 Mesin ATM Emas

Bagi nasabah yang menginginkan emas dalam bentuk fisik, Bank Mandiri juga menyediakan fasilitas pembelian melalui mesin ATM emas. Sunarto menyebut perseroan saat ini mengoperasikan 28 mesin ATM emas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Bank Mandiri membuka peluang untuk menambah jumlah mesin tersebut sesuai kebutuhan. Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya perseroan menyediakan pilihan layanan emas yang lebih beragam, baik dalam bentuk digital maupun fisik.

Kehadiran ATM emas melengkapi layanan tabungan dan cicilan emas di Livin’ by Mandiri. Dengan demikian, nasabah memiliki beberapa alternatif untuk mengakses emas sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Meski demikian, calon pengguna perlu memastikan lokasi mesin, ketersediaan layanan, serta ketentuan pembelian sebelum melakukan transaksi. Informasi terbaru dapat diperiksa melalui kanal resmi Bank Mandiri.

Bisnis Bulion Berpotensi Menambah Pendapatan Bank Mandiri

Pengembangan layanan emas tidak hanya bertujuan memperluas pilihan transaksi bagi nasabah. Bank Mandiri juga melihat bisnis bulion sebagai peluang untuk menciptakan sumber pendapatan baru.

Sunarto menjelaskan bahwa besarnya pengguna Livin’ by Mandiri dapat menjadi modal untuk memperluas layanan tersebut. Saat ini, aplikasi itu memiliki sekitar 42 juta pengguna dengan volume transaksi mencapai 15 juta transaksi per hari.

Menurut Sunarto, sebagian pengguna yang mulai membuka rekening emas dapat membentuk potensi pasar yang besar. Ia menilai basis pengguna aplikasi tersebut memberikan peluang bagi perseroan untuk memperkenalkan layanan bulion kepada lebih banyak nasabah.

Bank Mandiri juga menargetkan pendapatan berbasis komisi atau fee-based income dari aktivitas bisnis emas. Pendapatan ini berpotensi berasal dari transaksi konversi uang tunai menjadi emas maupun transaksi sebaliknya.

Meski peluang pasarnya terbuka, perkembangan bisnis tersebut tetap bergantung pada minat nasabah, aktivitas transaksi, dan kemampuan perseroan mengembangkan layanan. Jumlah pengguna aplikasi menjadi potensi pasar, tetapi tidak otomatis menunjukkan jumlah nasabah yang akan menggunakan produk emas.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Cicil Emas

Nasabah yang tertarik menggunakan layanan emas Bank Mandiri sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal sebelum bertransaksi. Langkah ini penting agar keputusan investasi sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan.

  • Periksa ketentuan cicilan. Pahami pilihan tenor, jumlah pembayaran, biaya, dan persyaratan yang berlaku.
  • Hitung kemampuan keuangan. Pastikan pembayaran cicilan tidak mengganggu kebutuhan pokok dan dana darurat.
  • Pahami perubahan harga emas. Nilai emas dapat berubah sehingga hasil investasi tidak selalu memberikan keuntungan.
  • Bandingkan harga beli dan jual. Perhatikan selisih harga serta biaya transaksi sebelum membeli atau menjual emas.
  • Periksa ketentuan produk. Pastikan informasi mengenai kepemilikan, pencairan, dan pengambilan emas fisik sesuai dengan kebutuhan.

Nasabah juga sebaiknya membaca ketentuan resmi produk sebelum menyetujui transaksi. Dengan memahami seluruh biaya dan kewajiban, nasabah dapat menilai apakah tabungan atau cicilan emas sesuai dengan rencana keuangannya.

Kesimpulan

Cicil emas Livin’ by Mandiri menawarkan tenor hingga 60 bulan atau lima tahun. Selain itu, Bank Mandiri menyediakan tabungan emas dengan setoran awal mulai Rp50.000, layanan konversi uang tunai dan emas selama 24 jam, serta pembelian emas fisik melalui 28 mesin ATM emas.

Rangkaian layanan tersebut menunjukkan upaya Bank Mandiri memperluas akses masyarakat terhadap produk emas sekaligus mengembangkan bisnis bulion. Bagi calon nasabah, kemudahan transaksi tetap perlu diimbangi dengan pemahaman biaya, ketentuan produk, risiko harga, dan kemampuan keuangan sebelum mengambil keputusan.

FAQ Cicil Emas Livin’ by Mandiri

Berapa lama tenor cicil emas Livin’ by Mandiri?

Bank Mandiri menyediakan pilihan tenor cicilan emas hingga 60 bulan atau lima tahun.

Berapa setoran awal tabungan emas Bank Mandiri?

Nasabah dapat melakukan setoran awal mulai Rp50.000 setelah membuka rekening tabungan emas melalui Livin’ by Mandiri.

Apakah transaksi emas Bank Mandiri tersedia 24 jam?

Layanan konversi uang tunai menjadi emas dan konversi emas menjadi uang tunai tersedia secara real time selama 24 jam sehari.

Berapa jumlah ATM emas yang dioperasikan Bank Mandiri?

Bank Mandiri saat ini mengoperasikan 28 mesin ATM emas di berbagai wilayah Indonesia dan membuka peluang penambahan sesuai kebutuhan.

Jaya Purnama
Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.