Honda CRF 150 Baru Sehari Dicuri di Depan Toko Donat Bandar Lampung

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

Honda CRF 150 Baru Sehari Dicuri di Depan Toko Donat Bandar Lampung

RuangOjol.com - Bandar Lampung, Honda CRF 150 milik seorang karyawan toko donat di Bandar Lampung dicuri hanya sehari setelah dibeli dari showroom motor bekas. Pencurian tersebut terjadi pada Jumat (2/10/2026) malam saat sepeda motor terparkir di depan tempat korban bekerja.

Pemilik motor bernama Bisma (23) kehilangan Honda CRF 150 tahun 2024 berwarna hitam sekitar pukul 19.32 WIB. Saat kejadian, Bisma sedang bekerja di dalam Toko Humble Donut, Jalan Teuku Cik Ditiro, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung.

Berdasarkan rekaman CCTV, aksi pencurian diduga melibatkan lebih dari satu orang. Situasi semakin menegangkan ketika seorang pedagang siomay di sekitar lokasi mencoba menghadang pelaku dan diduga mendapat todongan senjata api.

Honda CRF 150 Baru Sehari Langsung Dicuri

Bisma membeli Honda CRF 150 tersebut dari sebuah showroom motor bekas pada Kamis (1/10/2026). Artinya, sepeda motor itu baru satu hari menjadi miliknya ketika pencurian terjadi.

Saat bekerja, Bisma memarkir sepeda motor berwarna hitam tersebut di luar toko. Setang motor juga sudah dalam posisi terkunci. Namun, kondisi itu tidak membuat kendaraan tersebut aman dari aksi pencurian.

Bisma baru mengetahui motornya hilang setelah mengecek area parkir. Ia kemudian melihat rekaman CCTV untuk mengetahui kejadian yang berlangsung di sekitar toko.

Dari rekaman tersebut, terlihat adanya lebih dari satu orang yang diduga terlibat. Salah seorang pelaku membawa Honda CRF 150 milik Bisma, sedangkan pelaku lain diduga ikut membantu aksi tersebut.

Bisma mengatakan dirinya tidak sempat mengetahui aksi tersebut secara langsung karena sedang berada di dalam toko. Setelah menyadari kendaraan hilang, ia berusaha mencari tahu arah pelarian pelaku melalui rekaman kamera pengawas.

Pelaku Diduga Todongkan Senjata Api Saat Kabur

Setelah mengetahui Honda CRF 150 dibawa kabur, Bisma sempat berusaha mengejar pelaku. Namun, upaya tersebut menghadapi situasi berbahaya ketika seorang pedagang siomay di sekitar lokasi mencoba menghadang kendaraan.

Menurut Bisma, pedagang siomay tersebut justru diduga mendapat todongan senjata api dari pelaku. Karena itu, pelaku dapat kembali melanjutkan pelariannya tanpa berhasil dihentikan di lokasi kejadian.

Pedagang siomay tersebut juga disebut dapat menjadi saksi dalam penyelidikan. Keterangan dari saksi di sekitar lokasi diharapkan membantu polisi mengungkap rangkaian kejadian pencurian tersebut.

Pelaku yang membawa Honda CRF 150 kemudian melaju dengan kecepatan tinggi. Kendaraan itu disebut bergerak menuju persimpangan yang mengarah ke kawasan Palang Besi dan Kalpataru.

Bisma mengaku tidak mampu mengejar kendaraan tersebut karena pelaku langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi. Setelah itu, ia mengandalkan rekaman CCTV dan laporan kepada kepolisian untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

Kerugian Honda CRF 150 Mencapai Rp29,1 Juta

Sepeda motor yang hilang memiliki nomor polisi BE 2725 AAZ. Berdasarkan laporan yang dibuat di Polsek Kemiling, nilai kerugian akibat pencurian tersebut mencapai Rp29,1 juta.

Nilai kerugian itu terasa berat bagi Bisma karena Honda CRF 150 baru dibeli sehari sebelum kejadian. Ia juga belum lama menggunakan kendaraan tersebut untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Bisma berharap polisi dapat segera menemukan sepeda motor tersebut. Selain itu, ia berharap pelaku pencurian dapat ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Ya, penginnya motornya balik. Saya berharap pihak kepolisian cepat menangani kasus ini,” ujar Bisma.

Bisma juga mendapat informasi mengenai dugaan kehilangan sepeda motor lain di sekitar lokasi. Namun, informasi tersebut masih perlu dipastikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Polisi Periksa CCTV dan Saksi di Lokasi

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma Wardani membenarkan adanya laporan pencurian Honda CRF milik Bisma. Polisi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan sejumlah langkah penyelidikan.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP. Selain itu, polisi meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Rekaman CCTV juga menjadi bagian penting dalam penyelidikan. Polisi memeriksa rekaman tersebut untuk mengetahui bagaimana pelaku menjalankan aksinya dan arah pelarian setelah membawa sepeda motor.

“Anggota sudah ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi di lokasi, dan memeriksa CCTV. Saat ini kasus masih ditangani. Semoga segera terungkap,” kata Regan.

Pemeriksaan CCTV dan keterangan saksi diharapkan dapat membantu polisi mengidentifikasi pelaku. Terlebih lagi, rekaman kamera pengawas dapat memberikan gambaran mengenai jumlah orang yang diduga terlibat dalam pencurian.

Kasus Honda CRF 150 Masih Ditangani Polisi

Hingga saat ini, kasus pencurian Honda CRF 150 tersebut masih ditangani kepolisian. Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta menelusuri rekaman CCTV yang tersedia di sekitar lokasi.

Kasus ini menjadi perhatian karena sepeda motor baru dimiliki korban selama satu hari sebelum hilang. Selain kerugian material, dugaan penggunaan senjata api saat pelaku melarikan diri juga membuat kejadian tersebut semakin serius.

Bagi Bisma, harapan utama saat ini adalah sepeda motornya dapat ditemukan kembali. Ia juga berharap proses penyelidikan segera membuahkan hasil sehingga pelaku dapat diketahui dan ditangkap.

Dengan demikian, penyelidikan masih berlanjut berdasarkan bukti yang telah dikumpulkan di lokasi. Polisi juga masih menelusuri keterangan saksi dan rekaman CCTV untuk mengungkap pencurian tersebut.

Kesimpulan

Honda CRF 150 milik Bisma dicuri pada Jumat (2/10/2026) malam, hanya sehari setelah dibeli dari showroom motor bekas. Kendaraan tersebut hilang saat terparkir di depan Toko Humble Donut di Jalan Teuku Cik Ditiro, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung.

Rekaman CCTV menunjukkan pencurian diduga melibatkan lebih dari satu orang. Seorang pedagang siomay yang mencoba menghadang pelaku juga diduga mendapat todongan senjata api.

Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan menelusuri CCTV. Dengan nilai kerugian mencapai Rp29,1 juta, Bisma berharap Honda CRF 150 miliknya segera ditemukan dan kasus tersebut segera terungkap.

Jaya Purnama
Sekedar Berbagi Informasi seputar Kehidupan