JETOUR Bawa Travel+ ke Mobilitas yang Lebih Cerdas

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan
SUV melaju di jalan hijau dekat danau
Ilustrasi: Perjalanan JETOUR di alam

Ruangojol.com - Ekosistem Travel+ JETOUR menghubungkan teknologi kendaraan dengan pengalaman menjelajah dan kepedulian terhadap lingkungan. Pendekatan ini mengangkat perjalanan bukan sekadar perpindahan menuju tujuan, tetapi juga pengalaman yang dapat dinikmati selama perjalanan.

Gagasan tersebut menjadi bagian dari JETOUR Global Technology Experience Day 2026 bertema Future Travel Starts Now. Acara berlangsung pada 20–23 Oktober 2026 di Wuhu, Anhui, serta Moganshan dan Danau Xiazhu, Zhejiang, China.

Melalui kegiatan itu, JETOUR memperlihatkan bagaimana inovasi otomotif, pengembangan produk, dan aktivitas perjalanan dapat berjalan dalam satu ekosistem. Perusahaan menempatkan kebutuhan mobilitas yang berkembang sebagai salah satu pertimbangan dalam merancang pengalaman tersebut.

“JETOUR membangun pendekatan yang mengintegrasikan inovasi otomotif dengan gaya hidup dan kebutuhan mobilitas yang terus berkembang,” kata Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, dalam keterangan resminya.

Travel+ menghubungkan teknologi dan perjalanan

Bagi JETOUR, perubahan gaya hidup turut mengubah cara orang memandang kendaraan. Kendaraan tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menemani perjalanan dan petualangan yang menjadi bagian dari pengalaman penggunanya.

Pengalaman itu dapat mencakup perjalanan menuju tujuan, kondisi jalan yang ditemui, hingga kesempatan berbagi cerita dengan orang lain. Karena itu, JETOUR memperluas makna Travel+ melalui pengembangan teknologi dan aktivitas yang berkaitan dengan perjalanan.

Perusahaan meyakini kemajuan teknologi dapat membentuk pengalaman mobilitas pada masa depan. Dalam kerangka tersebut, JETOUR mengembangkan beragam inovasi, mulai dari kecerdasan buatan atau artificial intelligence hingga intelligent driving dan smart cabins.

JETOUR juga menghadirkan AiMOGA Robotics sebagai bagian dari inovasi yang ditampilkan. Teknologi-teknologi tersebut menggambarkan cakupan pengembangan yang tidak hanya bertumpu pada sistem kendaraan, tetapi juga pengalaman di dalam dan sekitar mobilitas.

Namun, pengembangan teknologi tidak berdiri sendiri dalam konsep Travel+. JETOUR mengaitkannya dengan perjalanan yang memberi ruang bagi konsumen untuk menikmati pengalaman berkendara dan menjelajahi lingkungan secara lebih luas.

Teknologi untuk menghadapi beragam medan

Salah satu teknologi yang menjadi perhatian ialah XWD Fully Automatic Intelligent 4WD. Sistem penggerak empat roda cerdas ini dirancang untuk membantu kendaraan menghadapi hambatan ketika melewati medan jalan yang kurang bersahabat.

XWD dilengkapi mode berkendara 7+X dan didukung GAIA All-Terrain Intelligent Architecture. Kombinasi tersebut menjadi bagian dari upaya JETOUR menghadirkan kemampuan berkendara yang menyesuaikan kondisi perjalanan.

Keberadaan teknologi untuk medan beragam sejalan dengan citra perjalanan yang diusung Travel+. Perjalanan tidak selalu hanya melewati jalan yang seragam, sehingga dukungan sistem kendaraan menjadi salah satu aspek yang ditampilkan JETOUR.

Meski demikian, materi acara tidak menyebutkan rincian performa atau angka kemampuan XWD. Karena itu, sistem tersebut dapat dipahami sebagai teknologi pendukung mobilitas lintas kondisi, tanpa menyimpulkan batas penggunaan yang tidak dijelaskan.

JETOUR turut memperkenalkan teknologi hybrid C-DM. Sistem ini memadukan performa dan efisiensi energi untuk mendukung perjalanan jarak jauh, sehingga melengkapi bahasan mengenai pilihan teknologi kendaraan dalam acara tersebut.

Perhatian pada efisiensi dan kemampuan menghadapi medan memberi gambaran tentang beragam kebutuhan perjalanan. Ada pengguna yang menempuh jarak panjang, sementara kondisi rute juga dapat berbeda-beda. JETOUR menyatukan aspek-aspek tersebut dalam pembahasan mobilitas masa depan.

Selain itu, intelligent driving dan smart cabins memperluas fokus inovasi ke pengalaman berkendara serta ruang kabin. JETOUR tidak merinci spesifikasi masing-masing teknologi dalam kegiatan tersebut, tetapi memasukkannya sebagai bagian dari pengembangan pengalaman mobilitas.

Perjalanan juga menyentuh pelestarian alam

Travel+ tidak hanya membahas kendaraan dan teknologi. JETOUR juga menempatkan pelestarian lingkungan serta kemitraan dengan komunitas global sebagai bagian dari pengembangan ekosistem perjalanan.

Danau Xiazhu di Provinsi Zhejiang menjadi salah satu lokasi kegiatan yang berfokus pada pelestarian burung ibis jambul atau crested ibis. Pemilihan lokasi tersebut menghubungkan agenda perjalanan dengan upaya mengenal ekosistem setempat.

Dalam kegiatan itu, peserta mengikuti aktivitas merangkai sarang dan melepas benih ikan. Kedua aktivitas tersebut memberi kesempatan kepada peserta untuk mengenal upaya pelestarian lingkungan secara langsung.

Kegiatan tersebut memperlihatkan bentuk lain dari pengalaman perjalanan yang ingin dibawa JETOUR. Selain menjelajahi tempat, peserta dapat berinteraksi dengan kegiatan pelestarian dan memperoleh pemahaman mengenai lingkungan yang mereka kunjungi.

JETOUR mengaitkan upaya tersebut dengan perhatian terhadap budaya dan lingkungan yang beragam. Dengan begitu, konsep perjalanan mencakup lebih dari pengalaman berkendara, sekaligus membuka ruang untuk mengenal karakter suatu wilayah.

Namun, kegiatan di Danau Xiazhu tidak berarti seluruh perjalanan harus berorientasi pada aktivitas konservasi. Agenda itu menjadi contoh bagaimana ekosistem Travel+ dapat memasukkan kepedulian lingkungan ke dalam pengalaman perjalanan.

Pengalaman mobilitas sebagai satu kesatuan

JETOUR Global Technology Experience Day 2026 mempertemukan pengembangan kendaraan dengan beragam aspek perjalanan. Acara tersebut berlangsung di beberapa lokasi di China dan membawa tema Future Travel Starts Now sebagai gambaran arah mobilitas yang ingin ditampilkan.

Teknologi penggerak empat roda, sistem hybrid, kecerdasan buatan, intelligent driving, smart cabins, serta AiMOGA Robotics menjadi bagian dari cakupan inovasi. Di sisi lain, kegiatan di Danau Xiazhu menambahkan dimensi lingkungan pada rangkaian pengalaman itu.

Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa Travel+ dirancang sebagai pendekatan yang lebih luas daripada fitur kendaraan semata. Pengembangan produk, teknologi, gaya hidup, dan aktivitas perjalanan berada dalam satu gagasan yang saling berkaitan.

Bagi konsumen, gagasan ini menempatkan kendaraan sebagai teman perjalanan yang mendukung pengalaman, bukan sekadar sarana untuk tiba di suatu tempat. JETOUR menghubungkan kenyamanan dan kemampuan mobilitas dengan peluang untuk menjelajah serta mengenal lingkungan.

Meski demikian, pengalaman nyata konsumen tetap bergantung pada produk dan teknologi yang tersedia pada masing-masing kendaraan. Paparan dalam acara tersebut lebih menekankan arah pengembangan ekosistem, tanpa menjelaskan rincian penerapan setiap inovasi pada model tertentu.

Melalui Travel+, JETOUR berupaya merespons perubahan cara masyarakat memaknai perjalanan. Teknologi menjadi salah satu penopang, sedangkan pengalaman menjelajah dan perhatian terhadap alam melengkapi gambaran mobilitas yang ingin dikembangkan perusahaan.

Jaya Purnama
Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.