
Ruangojol.com - KTM 450 RC menjadi salah satu konsep motor sport yang menarik perhatian di EICMA 2026, Milan. Model fairing bermesin parallel-twin ini bukan sekadar pajangan, karena KTM menyatakan rencana produksi massalnya akan dimulai pada akhir 2027.
Seorang perwakilan KTM juga mengonfirmasi di pameran tersebut bahwa motor ini diproyeksikan masuk pasar Eropa. Dengan jadwal itu, versi produksi kemungkinan hadir sebagai model tahun 2028. Namun, pabrikan Austria tersebut belum mengungkap harga, spesifikasi mesin, maupun dimensi finalnya.
Meski masih berstatus konsep, 450 RC sudah memperlihatkan arah pengembangan yang cukup jelas. Motor ini menggabungkan karakter supersport KTM dengan mesin dua silinder dan sejumlah perangkat elektronik modern. Berikut hal-hal penting yang terlihat dari konsep tersebut.
KTM 450 RC mengisi celah motor sport menengah
Kehadiran 450 RC berpotensi mengisi ruang yang ditinggalkan RC390, motor sport KTM bermesin satu silinder yang berhenti dari lini produk pada akhir 2025. Sebelumnya, RC390 menawarkan pendekatan ringan dan sporty di kelas menengah bawah. Kini, konsep baru ini membawa konfigurasi mesin yang berbeda.
KTM belum mengumumkan kapasitas mesin secara terperinci. Nama 450 RC memberi petunjuk kelas produk, tetapi angka kapasitas dan performa resmi masih perlu menunggu informasi lanjutan. Karena itu, spesifikasi motor lain yang memiliki mesin serupa tidak bisa langsung dianggap sebagai spesifikasi KTM.
Meski begitu, perpindahan menuju mesin parallel-twin menunjukkan upaya KTM menawarkan karakter berkendara yang berbeda dari pendahulunya. Konfigurasi dua silinder umumnya memberi pengalaman tenaga dan putaran mesin yang tidak sama dengan mesin satu silinder. Seberapa besar perbedaannya pada 450 RC baru akan terlihat ketika KTM mengumumkan data teknis final.
Suspensi WP dan pengereman untuk karakter sporty
Bagian kaki-kaki konsep ini menggunakan suspensi depan upside-down WP Apex berdiameter 43 mm. Pengendara dapat mengatur kompresi dan rebound secara manual. Di belakang, KTM memasang mono-shock WP dengan pengaturan preload serta rebound.
Suspensi belakang terhubung ke lengan ayun tunggal. Desain tersebut membuat sisi roda belakang lebih terbuka, termasuk pelek palang lima berwarna oranye yang terlihat jelas. Namun, KTM belum menjelaskan apakah komponen dan setelan ini akan dipertahankan pada motor produksi.
Untuk pengereman, konsep 450 RC memakai kaliper radial empat piston di depan dan cakram berukuran 320 mm. Sistem Cornering ABS turut terlihat sebagai bagian dari paket keselamatan. Sementara itu, ban Pirelli Diablo Rosso IV menjadi pilihan untuk konsep yang dipamerkan.
Kombinasi tersebut mengarah pada karakter motor yang serius untuk jalan berkelok, tetapi tetap memiliki perlengkapan yang relevan untuk pemakaian sehari-hari. Meski demikian, kemampuan sebenarnya baru dapat dinilai setelah KTM merilis bobot, tenaga, setelan suspensi, dan detail sistem rem versi final.
Posisi berkendara dan fitur elektronik
KTM menempatkan setang clip-on di bawah segitiga atas, lalu memadukannya dengan pijakan kaki yang mundur. Susunan ini membentuk posisi berkendara yang condong ke depan, sesuai karakter motor sport fairing. Ketinggian visor depan juga memberi ruang bagi pengendara untuk merunduk saat melaju.
Pijakan kaki pada konsep terlihat tidak dapat diatur. Walau begitu, tingkat kenyamanan untuk perjalanan harian belum bisa dipastikan hanya dari tampilan motor. Posisi tubuh, tinggi jok, jarak setang, dan ruang kaki bisa berubah ketika desain masuk tahap produksi.
Panel instrumen TFT berukuran lima inci menjadi pusat informasi pengendara. Konsep ini juga menampilkan rumah saklar di sisi kiri dengan tombol cruise control. Selain itu, tersedia soket USB-A dan USB-C untuk mendukung pengisian daya perangkat.
Perangkat elektroniknya mencakup dual-channel ABS dan mode Supermoto. Pada mode tersebut, ABS roda belakang dapat dinonaktifkan, sehingga pengendara memperoleh keleluasaan lebih saat melakukan selip terkontrol di lintasan. Konsep ini juga dilengkapi steering damper untuk membantu menjaga kestabilan kemudi.
KTM turut memperlihatkan sistem bantuan berkendara yang peka terhadap sudut kemiringan motor. Perangkat tersebut kemungkinan memanfaatkan sensor IMU enam sumbu, tetapi perusahaan belum mengonfirmasi rincian sistemnya. Karena itu, fitur dan cara kerjanya masih menunggu penjelasan resmi.
Desain supersport dengan rangka trellis
Tampilan 450 RC membawa bahasa desain yang mengingatkan pada keluarga supersport KTM 990 RC R. Bagian depan memakai lampu utama di tengah, sementara fairing memiliki winglet berukuran kecil. Di belakang, subframe tampak terpasang dengan baut dan memiliki garis yang menanjak.
Bagian rangka yang terlihat dari balik fairing menggunakan konstruksi trellis baja. Bentuk ini juga mengundang perhatian karena terlihat serupa dengan pendekatan pada CFMoto 450SR S. Namun, kemiripan visual saja belum membuktikan bahwa kedua motor memakai platform yang sama.
KTM dan CFMoto memang telah menjalin kerja sama sejak 2013, termasuk dalam urusan produksi dan distribusi. CFMoto saat ini merakit beberapa model KTM, di antaranya 790 Duke dan 790 Adventure. Hubungan tersebut membuat kemungkinan berbagi komponen layak dibicarakan, tetapi belum menjadi konfirmasi mengenai mesin atau sasis 450 RC.
CFMoto 450SR S sendiri menggunakan mesin parallel-twin 449,5 cc berpendingin cairan. Angka tenaga dan torsinya berasal dari spesifikasi model tersebut, bukan data KTM 450 RC. Sampai KTM mengumumkan spesifikasi resmi, keduanya sebaiknya tidak disamakan hanya karena memiliki konfigurasi mesin dan beberapa detail desain yang mirip.
Produksi dijadwalkan mulai akhir 2027
Informasi paling konkret dari EICMA 2026 adalah rencana produksi massal yang dijadwalkan mulai akhir 2027. KTM juga mencantumkan penanda “Coming 2027” pada motor konsep. Jika jadwal berjalan sesuai rencana, model produksi akan menyasar konsumen sebagai model tahun 2028.
Belum ada pengumuman mengenai negara lain di luar pasar Eropa, termasuk Indonesia. KTM juga belum membuka harga dan daftar fitur yang akan masuk ke versi konsumen. Informasi tersebut penting untuk menentukan posisi 450 RC di antara motor sport bermesin dua silinder yang sudah beredar.
Bagi calon pembeli, detail seperti kapasitas mesin, tenaga, bobot, tinggi jok, dan harga akan menjadi penentu utama. Selain itu, ketersediaan fitur konsep juga bisa berubah sebelum produksi. Jadi, untuk saat ini, KTM 450 RC paling tepat dipandang sebagai gambaran awal motor sport menengah generasi baru dari KTM.
Konsep ini menawarkan kombinasi yang menjanjikan: mesin parallel-twin, suspensi WP, perangkat elektronik lengkap, dan desain fairing agresif. Namun, keunggulan tersebut masih perlu dibuktikan lewat spesifikasi final dan pengujian langsung. Jawaban soal peluangnya bersaing di kelas sport menengah baru akan lebih jelas setelah KTM membuka informasi lanjutan.