Alphabet Inc Tembus Kapitalisasi Pasar US$3 Triliun, Susul Apple dan Microsoft
Saham Kelas A Alphabet ditutup naik 3,8% ke level US$250, sementara saham Kelas C menguat 3,7% menjadi US$250,4. Keduanya mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di bursa.
Sepanjang tahun 2025, harga saham Alphabet sudah melonjak lebih dari 32%. Angka ini jauh melampaui kenaikan indeks S&P 500 yang hanya mencatat pertumbuhan 12,5% dalam periode yang sama.
Saham Alphabet Pimpin "Magnificent 7"
Lonjakan tersebut menempatkan Alphabet sebagai salah satu saham dengan kinerja terbaik di kelompok Magnificent 7, yang terdiri dari tujuh perusahaan teknologi terbesar di Wall Street. Saat ini, hanya Nvidia yang berada di atas Alphabet dengan kapitalisasi pasar mencapai US$4,25 triliun.
Reli saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI) turut mendorong indeks utama Wall Street ke rekor baru. Optimisme investor juga meningkat, seiring harapan bahwa Federal Reserve segera memangkas suku bunga.
Faktor Pendukung Kenaikan Saham
Kabar positif lain datang setelah pengadilan Amerika Serikat mengizinkan Alphabet tetap mengendalikan browser Chrome dan sistem operasi Android. Keputusan ini menghapus kekhawatiran investor terkait potensi pelepasan dua aset penting perusahaan.
Selain itu, pendapatan komputasi awan Alphabet melonjak hampir 32% pada kuartal kedua 2025. Hal ini memperlihatkan diversifikasi bisnis yang semakin kuat di luar mesin pencari.
Strategi Ekspansi Alphabet
Menurut analis pasar, Alphabet tak lagi sekadar dikenal sebagai perusahaan mesin pencari. Dengan YouTube, Waymo, hingga layanan cloud, induk Google ini terus memperluas portofolio bisnisnya.
Dennis Dick, Kepala Strategi Stock Trader Network, menilai para investor kini melihat Alphabet sebagai perusahaan multibisnis dengan prospek jangka panjang. “Alphabet sedang bergerak ke banyak bidang lain, tidak hanya bergantung pada pencarian,” ujarnya.
Valuasi Masih Kompetitif
Meski menembus kapitalisasi pasar US$3 triliun, valuasi Alphabet masih relatif rendah dibandingkan anggota Magnificent 7 lainnya. Dengan rasio sekitar 23 kali laba ke depan, perusahaan ini dianggap lebih murah secara valuasi menurut data LSEG.
Keberhasilan Alphabet Inc ini menegaskan dominasi raksasa teknologi di bursa global. Momentum positif ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi, diversifikasi produk, dan dukungan investor tetap menjadi faktor penting dalam mendorong valuasi perusahaan teknologi besar.