Tidak Ada Pemerataan Order Driver Gojek

Gojek ada kabar bahwa terjadinya pemerataan order, terbukti dengan mitra driver mendapatkan orderan yang sama dan rata, kebanyakan dapat order 1 jam s
Gojek ada kabar bahwa terjadinya pemerataan order, terbukti dengan mitra driver mendapatkan orderan yang sama dan rata, kebanyakan dapat order 1 jam sekali satu order? namun ada sebuah akun facebook mengatakan bahwa menurut nya pemerataan order tidak ada, yang ada saat ini akun sedang diriset, kalau bahasa pajak motor itu sedang ada Pemutihan.



Bagaimana penjelasannya, yuk kita bahas sekarang juga. berikut ini pernyataan nya.

1order=1jam?

Pemerataan Order?

Sesungguhnya, itu hanyalah efek dari PEMUTIHAN RIWAWAT KERJA SELURUH DRIVER.

Yang terjadi sebenarnya: Sistem Tidak berubah. Tetep prioritas. Tapi riwayat kerja driver diputihkan semua. Ranking driver dinolkan semua.

Dosa-pahala driver dihilangkan semua.

Sehingga semua driver, seperti driver baru. driver yang fitri atau terlahir kembali. Driver yang unyu-unyu.

Setelah semua riwayat driver di-nolkan, maka otomatis pembagian order berdasarkan delay terlama.

Driver dengan delay terlama, dia diprioritaskan dapat order.

Konyolnya, delay onbid maupun delay offbid, dibaca sama oleh sistem.

Setelah pemutihan, akan dicatat riwayat kerja driver selama 1-2 minggu.

Riwayat kerja itulah yang akan menentukan posisi anda dalam sistem prioritas ini.

Lihat saja 1-2 minggu ke depan. Pasti ada lagi driver gacor dan driver gagu. Karena sistem prioritas sudah memfilter driver berdasarkan riwayat 2 minggu kerja.

Anda tidak percaya?

Semarang sudah ada driver gacor. Yang 1 jam bisa stabil 2- 3 order gor-ride. Stabil sampe tupo.

Nb: driver polosan, cara kerja mengikuti arus order (setelah DO tidak pernah kembali ke titik awal)

Nah itulah penjelasan yang disampaikan oleh salah satu akun facebook, jika memang ini benar, maka ada baiknya mitra driver harus rajin-rajin ambil orderan demi penilain dari sistem, siapa tahu kedepannya bakal jadi akun prioritas. kan lumayan juga.

Semua kembali kepada diri masing-masing, percaya atau tidak itu hak driver. namun apa salahnya untuk berusaha dan mencoba. daripada banyak ngomong tidak percaya tapi hasilnya nol dan tak ada actionnya.