Syarat Lengkap Jadi Agen JNE | Mudah dan Simpel!

Syarat Lengkap Jadi Agen JNE | RUANGOJOL.COM – Layanan JNE menjadi salah satu brand pengiriman barang yang paling tumbuh dengan meningkatnya transaksi bisnis online di Indonesia.



Pertumbuhan itu diikuti dengan semakin meluasnya sebaran agen JNE di berbagai wilayah di Indonesia. Tidak hanya di kota besar, berbagai daerah-daerah baru juga terus menjadi bagian dari pertumbuhan layanan ini.

Di sisi lain, hal tersebut menjadi peluang bagi masyarakat yang ingin memulai bisnis dan meraup keuntungan potensial. Pasalnya, transaksi bisnis online diprediksi akan terus tumbuh hingga masa yang akan datang. Hal tersebut tentu berdampak pada potensi keuntungan bisnis pengiriman barang seperti JNE.

Dibanding solusi bisnis lain, menjadi agen JNE tergolong sebagai bisnis yang minim resiko. Menjadi agen JNE juga membuka peluang pada keuntungan yang besar. Serta yang paling utama tentunya bisnis ini sangat mudah dimulai.

Berikut ulasan lengkap admin Ruang Ojol tentang persyaratan dan prosedur untuk menjadi agen JNE.

Syarat Administrasi Umum

Untuk mendaftar menjadi agen JNE, kamu perlu mengisi formulir pendaftaran dan menyiapkan beberapa dokumen pendukung. Kebutuhan dokumen umum tersebut antara lain:
  1. Copy pas foto;
  2. Copy KTP;
  3. Copy rekening koran;
  4. Copy kepemilikan tempat usaha;
  5. Bukti pembayaran PBB;
  6. Keterangan domisili;
  7. Surat izin gangguan; dan
  8. Foto tempat usaha.
Selain persyaratan dokumen di atas, kamu juga perlu memberikan uang deposit dan membayar biaya perlengkapan sales. Ketentuan membayar biaya perlengkapan sales merupakan bagian dari kebijakan yang diterapkan oleh JNE.

Perangkat ini akan berfungsi sebagai perangkat promosi dan branding standar yang ditetapkan perusahaan JNE. Adapun perlengkapan yang disediakan adalah papan neon box, spanduk, backdrop logo JNE, poster informasi, seragam karyawan, SOP sales counter, plastik flyer merah dan bening 100 lembar dan formulir.

Perlengkapan ini sudah termasuk label marketing untuk layanan JNE YES, Farigle, Koli, Food Stuff, dan orientation. Masing-masing label marketing tersebut berjumlah 100 lembar.

Namun kamu perlu menyiapkan sendiri beberapa perlengkapan sesuai ketentuan kemitraan agen JNE, diantaranya buku BPIK, buku BASTK, dokumen surat pernyataan pengiriman, buku penolakan asuransi dan pembatalan kiriman, buku kwitansi, bukti setoran, stiker marketing dan label layanan 50 lembar.

Syarat Administrasi secara Khusus

Setelah memenuhi persyaratan administrasi umum, terdapat perbedaan kebutuhan administrasi lain yang menyesuaikan bentuk organisasi calon agen JNE.

Jika mengajukan secara perorangan, kamu hanya perlu melampirkan copy KK dan NPWP saja. Sementara untuk pengajuan dari badan usaha, calon agen perlu menyertakan beberapa dokumen tambahan seperti copy akta pendirian usaha, KTP direktur atau pengurus, SIUP, TDP, NPWP Perusahaan, surat pengukuhan PKP, dan SKDP.

Syarat Lokasi

Selain syarat administrasi, kamu juga perlu mematuhi kebijakan agar jarak lokasi dengan agen JNE lainnya berada pada jarak sekurang-kurangnya satu kilometer. Kemitraan agen JNE juga tidak memperkenankan kepemilikan berbeda atas satu lokasi toko.

Dari faktor lokasi, agen JNE harus berlokasi di tempat yang mudah diakses. Lokasi usaha diharuskan berupa bangunan permanen dengan ukuran minimal 12 meter persegi. Untuk operasionalnya, bangunan juga harus dilengkapi pendingin AC dan tegangan listrik minimum 1300 watt.

Syarat Perlengkapan Kerja

Untuk kelancaran aktivitas bisnis agen JNE, kamu perlu menyiapkan perlengkapan kerja yang tidak tersedia dalam paket perlengkapan sales. Adapun kebutuhannya adalah sebagai berikut.
  1. Jaringan internet minimum 1Mbps;
  2. Router HUB;
  3. Kabel dan jaringan;
  4. Perangkat komputer;
  5. Printer Laser Jet;
  6. Timbangan;
  7. Keranjang sortir.
Dalam detailnya, kamu perlu menyiapkan dua perangkat komputer dengan spesifikasi minimun prosesor core i3, ruang penyimpanan 500 GB, dan RAM 4 GB.

Ketentuan Penjualan dan Aturan Lain

Pihak perusahaan JNE akan memberikan masa percobaan selama tiga bulan sejak dimulainya keagenan. Masa percobaan ini digunakan untuk mengukur pencapaian penjualan agen JNE baru.

Target penjualan diklasifikasi berdasarkan pendapatan agen JNE ke dalam beberapa “grade”, yakni sebagai berikut:
  • Pendapatan Rp50.000.000 untuk Grade A;
  • Pendapatan Rp10.000.000 untuk Grade B dan C;
  • Pendapatan Rp2.000.000 untuk KCU D dan E.
Selain indikator pendapatan, sistem penilaian yang diterapkan oleh perusahaan JNE juga mengarah pada kualitas pelaksanaan SOP yang telah ditentukan.

Sebelum memulai operasional usaha agen JNE, kamu akan diminta untuk mengikuti interview dan pelatihan. Adapun pelatihan yang ditetapkan meliputi FLDP dan PKL di cabang utama.

Sebagai agen JNE juga kamu wajib membuat laporan pajak dan mematuhi ketentuan perpajakan. Laporan tersebut diserahkan ke KPP wilayah masing-masing tempat agen JNE beroperasi. Selain itu, agen JNE juga dibebani pajak reklame dan kepemilikan setiap agen 1 pemilik.

Dalam pengembangannya, kamu berpeluang menambah lokasi agen ketika sudah beroperasi dua tahun dan memiliki penghasilan Rp150.000.000,- setiap tahunnya.

Pemilik agen JNE juga diharuskan untuk menjaga status kepemilikan tempat usaha, baik sewa ataupun kepemilikan penuh. Serta memenuhi persyaratan SDM dalam operasional usaha agen JNE. Informasi lebih lanjut tentang syarat Keagenan JNE, bisa menghubungi kontak (021) 2927 8888 atau email customercare@jne.co.id.