Kode Referral Kredivo Terbaru, Bonus Hingga 250rb Points untuk Pengguna Baru!. Klik Disini

WhatsApp Rilis Strict Account Settings, Keamanan Ekstra Anti Peretasan

WhatsApp meluncurkan Strict Account Settings WhatsApp untuk perlindungan ekstra dari peretasan dan pengawasan digital tingkat lanjut.

RuangOjol.com, Jakarta – WhatsApp kembali memperkuat sistem perlindungan penggunanya dengan menghadirkan fitur keamanan baru bernama Strict Account Settings WhatsApp, yang dirancang khusus untuk menghadapi ancaman siber tingkat lanjut.

WhatsApp memperkenalkan Strict Account Settings sebagai opsi keamanan tingkat lanjut bagi pengguna yang dinilai memiliki risiko serangan digital lebih tinggi. Fitur ini menawarkan perlindungan tambahan di luar sistem enkripsi end-to-end yang selama ini sudah menjadi standar aplikasi pesan milik Meta tersebut.

Peluncuran fitur ini dilakukan di tengah meningkatnya ancaman peretasan akun, pengawasan digital, serta penyalahgunaan celah komunikasi yang menargetkan individu tertentu. WhatsApp menyebut bahwa sebagian kecil penggunanya membutuhkan lapisan keamanan ekstra karena potensi ancaman yang lebih kompleks.

Dengan Strict Account Settings WhatsApp, pengguna dapat mengaktifkan sejumlah perlindungan hanya melalui satu tombol di menu pengaturan. Pendekatan ini dinilai memudahkan pengguna awam sekaligus tetap memberikan tingkat keamanan maksimal.

Apa Itu Strict Account Settings WhatsApp

Strict Account Settings merupakan mode keamanan lanjutan yang dirancang untuk membatasi titik masuk serangan digital. Mengutip laporan Reuters, WhatsApp mengidentifikasi beberapa celah yang kerap dimanfaatkan dalam pengawasan dan peretasan akun.

Setelah diaktifkan, sistem akan secara otomatis menerapkan pembatasan pada sejumlah fitur yang dinilai berisiko tinggi. Langkah ini bertujuan mengurangi kemungkinan eksploitasi melalui interaksi yang tidak dikenal.

WhatsApp menegaskan bahwa fitur ini bersifat opsional dan ditujukan bagi pengguna dengan kebutuhan perlindungan ekstra, bukan untuk semua pengguna umum.

Lapisan Perlindungan yang Diterapkan

Strict Account Settings WhatsApp menghadirkan beberapa mekanisme pertahanan tambahan yang bekerja secara otomatis. Berikut perlindungan utama yang diterapkan:

  • Pemblokiran media dan lampiran dari pengirim yang tidak dikenal
  • Penonaktifan pratinjau tautan untuk mencegah eksploitasi link berbahaya
  • Pembisuan otomatis panggilan dari nomor asing
  • Pengurangan interaksi yang berpotensi menjadi jalur serangan siber

WhatsApp menyebut ketiga celah tersebut sebagai vektor potensial yang sering dimanfaatkan dalam serangan digital tingkat lanjut.

Ditujukan untuk Pengguna Berisiko Tinggi

Dalam penjelasan resminya, WhatsApp menyatakan bahwa enkripsi end-to-end telah melindungi percakapan seluruh pengguna. Namun, kelompok tertentu dinilai membutuhkan pengamanan lebih ekstrem.

Pengguna seperti jurnalis, pembela hak asasi manusia, aktivis, hingga tokoh publik disebut lebih rentan terhadap serangan terarah. Ancaman ini tidak selalu berupa peretasan biasa, tetapi juga pengawasan digital yang canggih dan sulit dideteksi.

Dengan adanya Strict Account Settings, WhatsApp berharap dapat memberikan rasa aman tambahan bagi kelompok tersebut tanpa mengorbankan privasi pengguna lain.

Sejajar dengan Apple dan Google

Langkah WhatsApp ini menjadikannya perusahaan teknologi besar ketiga di Amerika Serikat yang menyediakan fitur keamanan khusus bagi pengguna berisiko tinggi. Sebelumnya, Apple meluncurkan Lockdown Mode pada 2022 untuk iPhone dan macOS.

Sementara itu, Alphabet melalui Google memperkenalkan Advanced Protection Mode untuk Android pada 2025. Kedua fitur tersebut juga menerapkan pembatasan fungsi tertentu demi meningkatkan perlindungan dari serangan siber.

Kesamaan pendekatan ini menunjukkan tren baru industri teknologi yang mengutamakan keamanan ekstrem bagi pengguna dengan ancaman khusus.

Respons Pakar Keamanan Digital

Peneliti Citizen Lab, John Scott-Railton, menilai kehadiran fitur baru WhatsApp sebagai perkembangan positif. Menurutnya, langkah ini dapat memberikan perlindungan nyata bagi aktivis dan pembangkang di berbagai negara.

Ia juga berharap kehadiran Strict Account Settings WhatsApp dapat mendorong penyedia teknologi lain untuk meningkatkan standar keamanan. “Saya berharap yang lain mengikuti,” ujarnya.

Pendapat ini memperkuat posisi WhatsApp sebagai salah satu platform komunikasi yang semakin serius menghadapi tantangan keamanan global.

Kesimpulan

Peluncuran Strict Account Settings WhatsApp menandai langkah penting dalam evolusi keamanan aplikasi pesan instan. Fitur ini menawarkan perlindungan berlapis yang dirancang khusus untuk menghadapi ancaman digital tingkat lanjut. Dengan aktivasi satu klik dan pembatasan terukur, WhatsApp memberikan opsi keamanan ekstra bagi pengguna yang paling membutuhkan, sekaligus mengikuti jejak Apple dan Google dalam menetapkan standar perlindungan baru.

FAQ

Apa itu Strict Account Settings WhatsApp?
Strict Account Settings adalah fitur keamanan lanjutan yang membatasi fungsi tertentu untuk mencegah peretasan dan pengawasan digital.

Siapa yang disarankan mengaktifkan fitur ini?
Fitur ini ditujukan bagi pengguna berisiko tinggi seperti jurnalis, aktivis, pembela HAM, dan tokoh publik.

Apakah fitur ini wajib diaktifkan?
Tidak. Strict Account Settings bersifat opsional dan dapat diaktifkan sesuai kebutuhan pengguna.

Apa dampaknya pada penggunaan WhatsApp sehari-hari?
Beberapa fitur seperti panggilan dari nomor tak dikenal dan pratinjau tautan akan dibatasi demi keamanan yang lebih kuat.

Sekedar Berbagi Informasi seputar Kehidupan