Nvidia N1 Siap Ubah Peta Laptop Gaming Arm
RuangOjol.com, Jakarta - Nvidia N1 mulai ramai dibicarakan setelah bocoran motherboard purwarupa beredar di internet. Chip baru berbasis Arm ini disebut-sebut bakal menjadi senjata baru Nvidia untuk menantang dominasi prosesor x86 di pasar laptop modern.
Selama ini, laptop Arm dikenal unggul dalam efisiensi daya dan baterai yang tahan lama. Namun, kelemahannya terletak pada kemampuan grafis yang masih tertinggal dibandingkan laptop berbasis Intel maupun AMD.
Kini, Nvidia bersama MediaTek dikabarkan sedang menyiapkan perubahan besar. Melalui chip Nvidia N1, perusahaan ingin menghadirkan laptop tipis dengan performa grafis tinggi, bahkan diklaim setara dengan GPU RTX 5070.
Bocoran Nvidia N1 Mulai Bermunculan
Rumor mengenai Nvidia N1 sebenarnya sudah beredar sejak beberapa tahun terakhir. Namun, bocoran terbaru akhirnya memperlihatkan bentuk fisik dari motherboard yang menggunakan chip tersebut.
Bocoran itu berasal dari platform jual beli barang bekas asal China, Goofish. Dalam unggahan tersebut terlihat motherboard laptop dengan chip N1 terpasang di bagian tengah papan sirkuit.
Motherboard purwarupa itu sempat dijual dengan harga sekitar USD 1.400 atau setara Rp 22,4 juta. Penjual menyebut perangkat tersebut sebagai sampel engineer Nvidia N1 AI Book yang ditujukan untuk laptop maupun tablet hybrid.
Dari gambar yang beredar, Nvidia N1 tampak menjadi komponen terbesar pada motherboard. Chip tersebut dikelilingi delapan modul memori SK Hynix LPDDR5X dengan total kapasitas mencapai 128GB.
Kapasitas RAM sebesar itu tergolong sangat besar untuk ukuran laptop. Hal ini menunjukkan bahwa Nvidia kemungkinan besar membidik segmen premium, termasuk laptop gaming, workstation portabel, hingga perangkat AI masa depan.
Spesifikasi Nvidia N1 Disebut Setara RTX 5070
Nvidia N1 dikabarkan menggunakan fondasi silikon yang sama dengan GB10 Superchip. Chip ini mengandalkan 20 inti CPU berbasis Arm hasil rancangan MediaTek yang dibagi menjadi dua kluster.
Di sektor grafis, Nvidia menyematkan GPU berbasis arsitektur Blackwell dengan 6.144 inti CUDA. Jumlah tersebut disebut berada di level performa RTX 5070, meski masih dalam bentuk GPU terintegrasi.
Meski begitu, beberapa analis mengingatkan bahwa jumlah inti CUDA yang setara belum tentu menghasilkan performa identik dengan RTX 5070 desktop. Faktor seperti daya, pendinginan, dan kecepatan clock tetap akan memengaruhi hasil akhir.
Namun, jika Nvidia berhasil menghadirkan performa gaming tinggi dalam laptop tipis berbasis Arm, pasar bisa berubah drastis. Laptop ringan tidak lagi hanya unggul di daya tahan baterai, tetapi juga mampu menjalankan game AAA dan aplikasi berat dengan lancar.
Konektivitas Lengkap dan Pendingin Besar
Motherboard Nvidia N1 juga terlihat membawa konektivitas yang cukup lengkap. Terdapat port HDMI, USB Type-A, USB Type-C, colokan audio, dua slot M.2, serta antena WiFi dan Bluetooth terintegrasi.
Selain itu, terlihat pula pengaturan daya 8+6+2 phase VRM yang cukup besar. Kehadiran sistem daya seperti ini menandakan chip membutuhkan suplai tenaga tinggi agar dapat bekerja maksimal.
Karena konsumsi daya yang besar, motherboard juga menyiapkan ruang pendingin kipas yang cukup lebar. Hal ini mengindikasikan bahwa laptop berbasis Nvidia N1 nantinya tetap membutuhkan sistem pendingin aktif agar performanya stabil.
Dell dan Lenovo Sudah Mulai Menguji
Sejumlah produsen laptop besar disebut sudah mulai menguji perangkat berbasis Nvidia N1. Nama seperti Dell dan Lenovo dikabarkan menjadi mitra awal yang sedang menyiapkan laptop untuk peluncuran resmi pada ajang Computex 2026.
Jika benar diumumkan pada pertengahan tahun ini, Nvidia N1 akan menjadi prosesor konsumen pertama Nvidia sejak era Tegra X1 yang dirilis pada 2015 lalu.
Kehadiran Nvidia N1 juga diprediksi membuat persaingan laptop gaming semakin panas. Selama ini, pasar dikuasai prosesor Intel, AMD, dan Qualcomm. Dengan masuknya Nvidia, konsumen berpotensi mendapatkan lebih banyak pilihan laptop bertenaga tinggi dengan desain tipis dan hemat daya.
Laptop Gaming Arm Bisa Jadi Tren Baru
Banyak pengamat menilai Nvidia N1 berpotensi membuka era baru laptop Arm. Selama ini, laptop Arm lebih identik dengan pekerjaan ringan seperti mengetik, browsing, atau video conference.
Namun dengan GPU setara RTX 5070, laptop Arm bisa mulai masuk ke ranah gaming, editing video, desain 3D, hingga kecerdasan buatan.
Meski masih sebatas bocoran, Nvidia N1 menjadi salah satu inovasi yang paling dinantikan pada 2026. Para gamer dan pengguna profesional kini menunggu apakah Nvidia benar-benar mampu menghadirkan laptop tipis yang tetap bertenaga besar.
