Kode Referal Kredivo 2024, Cara Daftar Cepat ACC dengan Limit Hingga 30jt. Klik Disini

Tanpa Cetak Tiket Sudah Bisa Naik Kereta Api Lewat Aplikasi KAI Access

Pengalaman perjalanan kereta api pertama dengan Kai Access, menghilangkan cetak tiket fisik, efisien, dan nyaman.

Ruangojol.com - Mengoptimalkan Perjalanan Kereta Api dengan Aplikasi Kai Access: Pengalaman Pribadi, Halo teman-teman, pada kesempatan ini, saya ingin berbagi pengalaman menarik mengenai perjalanan saya dengan kereta api Rajabasa dari Tanjung Karang ke Martapura bersama keluarga. 

Perjalanan ini menjadi momen pertama kami menggunakan kereta api, dan kami merasa sangat tertolong oleh aplikasi Kai Access, sebuah aplikasi resmi dari kereta api Indonesia yang dapat diunduh di  Play Store maupun Apple Store.

Tanpa Cetak Tiket Fisik Sudah Bisa Naik Kereta Api Lewat Aplikasi KAI Access

Ketika kami memutuskan untuk melakukan perjalanan ini, langkah pertama yang saya ambil adalah membeli tiket melalui aplikasi Kai Access. Proses pembelian tiket ini berjalan lancar, dan kami akhirnya memiliki tiket siap pakai untuk perjalanan kami menuju Martapura.

Namun, ada satu fitur menarik dalam aplikasi ini yang perlu diperhatikan. Fitur tersebut adalah "cetak tiket." Saat saya pertama kali mencoba mengakses fitur ini, saya menyadari bahwa layanan tersebut hanya dapat digunakan dalam 2 jam menjelang keberangkatan.

Oleh karena itu, kami harus menunggu hingga 2 jam sebelum jadwal keberangkatan sebelum fitur ini bisa diakses. 

Setibanya di Stasiun Tanjung Karang Bandar Lampung, kami langsung mencari satpam dan petugas admin stasiun. 

Saya menjelaskan kepada mereka bahwa saya sudah membeli tiket melalui aplikasi Kai Access dan mereka meminta saya untuk menunjukkan tiket tersebut melalui aplikasi. 

Mereka dengan cepat melihat detail tiket kami dan mencari kode QR untuk melakukan pengecekan.

Hal yang menarik adalah bahwa kami tidak perlu lagi mencetak tiket fisik. Kami hanya perlu menunjukkan tiket yang ada di aplikasi Kai Access saat ada pengecekan di dalam kereta api selama perjalanan. 

Namun, ada perbedaan ketika melakukan perjalanan dari Martapura ke arah Tanjung Karang. Di Stasiun Martapura, kami tetap harus mencetak tiket fisik meskipun telah membeli tiket melalui aplikasi Kai Access.

Ini mungkin merupakan peraturan yang berbeda di berbagai stasiun, namun bagi kami, penggunaan aplikasi ini sangat membantu.

Dengan adanya aplikasi Kai Access, kami tidak perlu lagi mengantri untuk mencetak tiket fisik saat melakukan perjalanan. Semoga di masa depan, semua stasiun di Indonesia bisa mengadopsi sistem serupa sehingga proses perjalanan semakin nyaman dan efisien bagi semua penumpang.

Itulah pengalaman pertama kami menggunakan kereta api, dan semoga cerita ini bermanfaat bagi teman-teman yang belum pernah mencoba perjalanan serupa. Selamat menjelajahi dunia kereta api!

Terima kasih sudah membaca.

Hanya manusia biasa yang ingin berbagi pengalaman dalam bentuk tulisan. :)