Harga Saham GOTO Berisiko Menguji Rp20 Setelah Aturan BEI

Harga Saham GOTO Berisiko Menguji Rp20 Setelah Aturan BEI

Ruangojol.com - Jakarta, saham GOTO berpotensi mengalami tekanan setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) mengkaji penurunan batas harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 per saham. Kebijakan tersebut dapat membuka ruang bagi harga saham GOTO bergerak di bawah level gocap.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta memperkirakan saham GOTO dapat menguji level Rp20-Rp30 setelah batas bawah Rp50 dicabut. Dalam skenario tekanan jual yang kuat, saham ini bahkan berpotensi bergerak menuju Rp10-Rp20.

Harga saham GOTO telah berada di level Rp50 selama empat bulan sejak 5 Mei 2026. BEI mengkaji perubahan batas minimum tersebut agar likuiditas saham yang berada di level gocap, termasuk GOTO, dapat kembali bergerak.

Saham GOTO Berpotensi Mengalami Tekanan Jual

Nafan menilai pencabutan batas minimum Rp50 berpotensi meningkatkan volatilitas dan tekanan jual dalam jangka pendek. Pergerakan saham GOTO selanjutnya akan bergantung pada keseimbangan pasokan dan permintaan, likuiditas, serta aksi investor besar.

Ia memberikan rekomendasi “NOT RATED” untuk saham GOTO. Menurutnya, transaksi di pasar negosiasi pada kisaran Rp23-Rp25 per saham dapat menjadi salah satu referensi dalam proses pembentukan harga atau price discovery apabila batas bawah Rp50 dicabut.

Berdasarkan data perdagangan BEI secara intraday pada pukul 11.26 WIB, antrean jual saham GOTO mencapai sekitar 400,46 juta lot. Kondisi tersebut menunjukkan adanya tekanan pasokan yang besar atau overhang supply pada saham perseroan.

Potensi Floating Loss Telkomsel Mencapai Rp5,93 Triliun

Penurunan harga GOTO di bawah Rp50 juga dapat memperbesar kerugian yang belum terealisasi bagi sejumlah pemegang saham. Telkomsel tercatat memiliki sekitar 23,72 miliar saham GOTO dengan harga perolehan sekitar Rp270 per saham.

Pada harga GOTO Rp50, potensi kerugian berdasarkan perhitungan mark-to-market mencapai sekitar Rp5,22 triliun. Jika harga turun menjadi Rp25, angkanya meningkat menjadi sekitar Rp5,81 triliun. Sementara itu, pada harga Rp20, potensi kerugian mencapai sekitar Rp5,93 triliun.

Nafan menegaskan, angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan harga perolehan dan jumlah saham yang dilaporkan. Nilai itu tidak berarti seluruh kerugian langsung menjadi kerugian terealisasi.

Investor global juga tercatat menggenggam saham GOTO. Morgan Stanley, misalnya, memiliki 54,43 miliar saham. Namun, perhitungan floating loss tidak dapat disamakan secara langsung karena institusi tersebut membeli saham secara bertahap, termasuk transaksi terbaru di kisaran Rp25 per saham.

BEI Masih Menunggu Kesiapan Anggota Bursa

Di tengah tekanan harga, GOTO membukukan laba bersih Rp608 miliar pada semester pertama 2026. Meski demikian, prospek EBITDA sepanjang 2026 masih menghadapi tekanan sehingga perseroan melakukan penyesuaian terhadap panduan kinerjanya.

BEI masih menunda penerapan batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1. Penundaan terjadi karena otoritas pasar modal masih menunggu kesiapan delapan anggota bursa lainnya.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan 83 anggota bursa telah siap menjalankan aturan baru setelah mengikuti dua kali uji coba perdagangan atau mock trading. BEI masih berkomunikasi dengan delapan anggota bursa yang belum siap.

Jika kebijakan diterapkan, pencabutan batas bawah dapat memberi ruang bagi pemegang saham untuk menjual GOTO di bawah Rp50. Namun, kebijakan yang sama juga berpotensi membantu pembentukan harga yang lebih mencerminkan kondisi pasar melalui mekanisme price discovery.

FAQ

Mengapa saham GOTO berpotensi turun?

Penurunan batas minimum harga dari Rp50 menjadi Rp1 dapat membuka ruang bagi saham GOTO bergerak lebih rendah. Tekanan jual, keseimbangan pasokan dan permintaan, serta likuiditas akan memengaruhi pergerakannya.

Berapa potensi floating loss Telkomsel?

Estimasi potensi kerugian mark-to-market Telkomsel mencapai sekitar Rp5,22 triliun pada harga GOTO Rp50, Rp5,81 triliun pada Rp25, dan Rp5,93 triliun pada Rp20.

Kapan aturan batas minimum Rp1 berlaku?

BEI masih menunda penerapan aturan tersebut sambil menunggu kesiapan delapan anggota bursa yang belum menyelesaikan tahap persiapan.

Sekedar Berbagi Informasi seputar Kehidupan