Cara Merawat Busi Motor Dengan Mudah Agar Pengapian Stabil!

Cara Merawat Busi Motor Dengan Mudah
Ruangojol.com - Melakukan perawatan pada busi motor dapat membantu Anda juga supaya kondisi ruang bakar mesin dapat bekerja secara optimal. Cara merawatnya pun cukup mudah untuk Anda lakukan.

Meskipun busi merupakan salah satu part yang pada suatu saat akan diganti dengan yang baru. Perawatan pada busi ini dapat juga membantu penggunaan busi pada motor menjadi tahan lama.

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk merawat busi motor. Diambil dari berbagai sumber, berikut cara merawat busi pada motor.

Cara Merawat Busi Motor Dengan Mudah

Cara Merawat Busi Motor Dengan Mudah

Perawatan pada busi memang sangat mudah dilakukan. Namun, Anda tetap perlu perhatikan beberapa hal di bawah ini supaya perawatan busi motor dapat maksimal.

1. Periksa Ujung Elektroda

Ujung elektroda merupakan alat bantu yang dapat mengetahui apa yang terjadi di dalam ruang bakar. Anda dapat memeriksa warna pada ujung elektroda. 

Melalui warna ujung elektroda busi yang terbakar, Anda dapat mengetahui apakah proses pembakaran di dalam ruang bakar bekerja normal atau tidak. Bila ujung elektroda berwarna abu-abu atau merah, maka busi Anda dalam kondisi baik. Dengan begitu, proses pembakaran di ruang bakar dalam keadaan optimal.

Namun, bila Anda menemukan warna hitam di ujung elektroda, berarti busi Anda dalam keadaan tidak baik dan proses pembakaran di ruang bakar tidak berjalan dengan semestinya.

2. Membersihkan Kotoran pada Ujung Elektroda

Setelah Anda memeriksa ujung elektroda, sebaiknya Anda membersihkan kotoran pada ujung elektroda. Kotoran yang menempel biasanya hasil dari endapan karbon sisa pembakaran yang menempel di ujung elektroda.

Anda dapat menggunakan cairan semprot yang bersifar non-metal seperti brake cleaner. Tidak disarankan untuk Anda menggunakan amplas dan cairan yang bersifar abrasif terhadap karat karena hal tersebut dapat mengikis permukaan plating atau elektroda busi.

3. Periksa Kondisi Keausan Elektroda

Busi yang masih dalam kondisi baik dapat dilihat dari bentuk elektrodanya yang masih berbentuk kotak. Bagian tersebut paling cepat terkikis akibat panas dari percikan api saat terjadi pembakaran di ruang bakar. 

Bila kondisi elektroda sudah terkikis, Anda dapat segera menggantinya dengan yang baru.

4. Mengganti Busi Lama Dengan Yang Baru

Cara ini merupakan cara terakhir yang bisa Anda lakukan bila busi Anda memang sudah harus di ganti. 

Pergantian busi biasa dilakukan setiap 6.000 Km atau untuk lebih mudahnya itu setiap pergantian oli motor dua kali.


Itulah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan supaya busi motor Anda menjadi awet. Perhatikan terus busi motor Anda supaya dapat melihat kondisi ruang bakar pada mesin apakah dalam keadaan baik atau tidak. 
© Ruangojol.com. All rights reserved. Developed by Jago Desain