Penyebab Oli Rembes Pada Blok Mesin Motor Terbaru 2022

Ruangojol.com - Oli rembes pada blok mesin memang biasa terjadi bila Anda tidak merawat kendaraan dengan baik. Oli yang rembes dari blok mesin bila dibiarkan nantinya dapat merusak mesin karena kehabisan oli pada mesinnya.


Tak hanya merusak mesinnya saja, namun rembesan oli dapat membuat motor Anda akan terlihat selalu kotor karena oli yang menempel dan susah dibersihkan. Ada beberapa penyebab yang perlu Anda ketahui bila motor Anda sudah terjadi oli rembes pada blok mesin. Pada artikel kali ini, kami akan membahasas penyebab oli rembes pada blok mesin.

BACA JUGA

Oli Rembes Pada Blok Mesin Motor

Jangan biarkan oli rembes pada kendaraan Anda terlalu lama, karena nantinya akan memperburuk kerusakan yang terjadi pada kendaraan Anda. Segeralah mencari tahu penyebab bagaimana oli bisa rembes pada blok mesin Anda agar dapat ditangani dengan benar. Pada umumnya ada beberapa hal yang memang sering terjadi pada kasus ini. Berikut penyebab rembesan oli pada blok mesin:

1. Seal Oli

Pertama hal yang sering terjadi bila ada rembes pada blok mesin yaitu penyebabnya adalah seal oli. Seal oli ini terbuat dari karet sehingga banyak kelemahannya.

Seal oli akan rusak seperti mengeras hingga retak karena sudah termakan oleh umur pemakaiannya. 

Selain rusak karena umur pemakaiannya, penggunaan oli yang berlebihan seperti kapasitas hanya 0,8 namun dimasukan oli sebanyak 1 liter juga menjadi penyebab seal oli rusak sehingga menyebabkan kebocoran. Karena itu, gantilah oli yang sesuai dengan takaran kendaraan Anda, jangan sampai kelebihan maupun kurang.

Pemasangan seal oli yang kurang tepat juga dapat menyebabkan kebocoran pada blok mesin. Pemasangan seal oli harus rata dan tepat supaya tidak terjadi kebocoran. Selain itu, untuk menghindari masalah rembes pada blok mesin, pemasangan seal oli dapat dibantu menggunakan lem khusu pada dalam lubang dudukan.

Anda juga perlu memperhatikan seal tidak boleh dalam kondisi penyok, karena bila penyok maka lingkaran seal oli tersebut akan berubah.

2. Packing Mesin Bocor

Rembesan oli pada blok mesin juga bisa terjadi karena packing mesin motor. Ini terjadi karena packing motor memang sudah harus diganti sehingga akan terjadi rembesan. 

Pada kasus ini biasanya terjadi karena sudut-sudut sambungan antar komponen luar misalnya penutup gearbox sebelah kanan dan sebelah kiri pada mesin-mesin motor sudah tidak presisi lagi. Hawa panas yang menyebabkan packing motor menyusut sehingga perlu diganti ini menjadi penyebab oli rembes pada blok mesin motor.

Kondisi blok mesin yang panas dapat membuat packing menyusut dan tidak rekat seperti semula. Selain itu, bisa juga terjadi karena proses buka-pasang baut pengencang blok mesin yang tidak hati-hati sehingga ulirnya terkikis dan tidak mampu menahan sambungan secara maksimal sehingga oli merembes keluar.

3. Blok Mesin Retak

Penyebab oli rembes yang terakhir adalah retakan pada blok mesin. Hal ini jarang disadari oleh pemilik kendaraan sepeda motor. Retaknya blok mesin bisa terjadi karena benturan keras saat berkendara atau pemakaian oli yang tidak sesuai dengan jenis mesin kendaraan yang dimiliki.

Berkendara dengan hati-hati ataupun sesuai kemampuan motor dapat membantu untuk terhindar terjadinya retakan pada blok mesin. Pemilihan oli pun harus sesuai dengan kendaraan yang dimiliki, harus diperhatikan tingkat kekentalannya. Karena, bila oli terlalu kental nantinya akan sulit bergerak hingga performanya akan cenderung menurut. Sebaliknya, bila terlalu encer nanti dapat menyebabkan banyak masalah pada mesin. 

Efek oli yang tak sesuai dapat meyebabkan kondisi stress engine sehingga menyebabkan blok mesin pecah.


Perhatikanlah kendaraan Anda, jangan sampai terjadi kerembesan pada blok mesin. Karena bila sudah terjadi rembes, maka Anda perlu penanganan khusus untuk kendaraan Anda. Dengan mengetahui penyebab oli rembes pada blok mesin dapat membantu Anda bagaimana cara mengatasinya. Gunakanlah oli yang sesuai supaya meminimalisir terjadinya kerembesan.